Puisi ~ DOA PENGHUNI KOTA

Karya: Norgadis Labuan

Ya Allah - di kota
Penuh cabaran, penuh dugaan ini,
Kuseru nama-Mu bersama harapanku
Gantikanlah ujian-Mu dengan bahgiaku
Aku insan kerdil
Tak sanggup aku memikul dugaan berat
Meski kecil bagi-Mu
Meski ringan pada-Mu.

Ya Allah - di kota penuh
Penuh pancaroba ini,
sungguh
Aku redha dengan dugaan-Mu selama ini
Tapi cukuplah ya Allah
Aku terlalu lemah menghadapinya.

Ya Allah - di kota
Pelbagai ujian
Aku tak pernah engkar suruhan-Mu
Aku tak pernah lupa akan ujud-Mu
Aku tak pernah leka segala nikmat-Mu.

Sesungguhnya ya Allah
aku takut
Aku takut siapalah aku
Andainya aku tak mampu
Berdiri teguh
bersama ujianMu.

Randau Puisi 2003
Dalam puisi "Doa Penghuni Kota" (Antologi Puisi Kita Kata Kota, 2001) karya Norgadis Labuan, kita dapat menelusuri rasa kegelisahan penyair terhadap kehidupan di Kota. Sebagai insan kerdil, penyair berasa tertekan dengan cabaran kehidupan di kota. Seolah-olah penyair tak sanggup lagi menghadapi cabaran tersebut dan memohon kepada Tuhan untuk membantunya.

Oleh Matlin Bin Dullah

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Google Translate